Selasa, 28 Mei 2013

Z10, Tulang Punggung Baru BlackBerry



Harga: Rp7.500.000

Kelebihan:
-Performa mengalami peningkatan signifikan dibanding seri sebelumnya
-Fitur Timeshift dan predictive text sangat berguna

Kekurangan:
-Baterai masih tergolong boros 
-Pilihan aplikasi masih kurang beragam

Highlights:
BlackBerry Z10 tentu saja layak disebut sebagai smartphone berkat kemampuannya. Untuk menggunakannya diperlukan penyesuaian karena tergolong unik, tak seperti Android maupun iOS. Bahkan, pengguna BlackBerry seri sebelumnya pun harus belajar dari awal untuk menggunakannya. Dengan kehadiran Z10, BlackBerry kini sudah bisa digunakan untuk bermain game dan browsing dengan jauh lebih baik. Jika saja Z10 dibekali dengan baterai berkapasitas lebih tinggi, pasti akan 
lebih memuaskan para penggunanya dengan daya tahan yang lebih baik.

CHIP.co.id -Setelah pernah beberapa kali merilis smartphone dengan bentuk full touchscreen, kini BlackBerry memulai debutnya dengan kembali meninggalkan keyboard fisik pada smartphone BlackBerry 10 yang baru saja diluncurkan. Seperti yang kita tahu, BlackBerry sempat merosot tertinggal di belakang iOS, Android, dan Windows Phone. Hal ini dikarenakan minimnya kemampuan ponsel BlackBerry terdahulu dalam hal multimedia. 

Desain
Bentuk dasar kotak pada BlackBerry Z10 sangat berbeda jika dibandingkan BlackBerry touchscreengenerasi sebelumnya, seperti BlackBerry Torch 9860 (Monza) atau seri Storm. Layar BlackBerry Z10 bisa dikatakan lebih luas dan lega untuk sebuah smartphone BlackBerry. Dengan dimensi 4,2 inci 1280 x 768 pixel, kualitas tampilannya kini sudah dapat disandingkan dengan iPhone dan smartphone Android kelas atas. Sayang, tidak diketahui apakah Z10 menggunakan pelindung Gorilla Glass atau tidak. Namun, selama beberapa hari CHIP gunakan, layarnya masih mulus meskipun disimpan di dalam saku celana bersama dengan kunci kendaraan.
Tidak dapat dipungkiri, bentuknya terlihat mirip dengan iPhone 5 dan HTC One. Entah disengaja atau tidak, hal ini menambah panas persaingan ketiganya karena kemiripannya itu. Material utamanya masih menggunakan plastik dove di bagian depan dan plastik berlapis karet di bagian belakangnya. Sisi depan tidak dijumpai adanya tombol fisik maupun on-screen button, melainkan hanya ada sebuah kamera 2 MP yang dapat merekam video 720p, sebuah LED notification, dan logo BlackBerry di bagian bawah layarnya.

Untuk berhubungan dengan sistem PC atau mengisi baterai, disediakan port microUSB di sisi kiri berdampingan dengan port mini HDMI. Port mini HDMI ini sangat berguna untuk menampilkan presentasi atau multimedia di layar eksternal yang lebih besar. Di sisi kanan terdapat volume jackdan sebuah tombol voice control. Untuk bagian belakangnya,  disediakan sebuah kamera 8 MP dan LED flash.




















Bagian belakang BlackBerry Z10, yaitu penutup baterai dapat dibuka dengan cukup mudah. Di dalamnya terdapat baterai 1800 mAh, slot micro SIM, dan micro SD. Di penutup baterainya juga terdapat antenna NFC untuk berbagai keperluan.

User Interface
Pembahasan antarmuka (UI) adalah salah satu hal penting yang perlu dibahas cukup mendetail. BlackBerry 10 adalah sistem operasi terbaru dari BlackBerry yang bisa dikatakan sebagai sebuah revolusi dan jauh berbeda dari ponsel BlackBerry sebelumnya. Meski begitu, sebenarnya UI BlackBerry 10 ini pada dasarnya serupa dengan UI yang dimiliki oleh BlackBerry PlayBook.


(Dari kiri ke kanan: Tampilan Recent Apps, Social Hub, dan tampilan menu utama)
BlackBerry Flow, begitulah sebutan untuk UI baru yang digunakan oleh Z10. UI ini tidak memerlukan tombol fisik maupun on-screen button untuk mengakses menu di dalamnya. Kuncinya terletak pada area tepian layar yang dapat digunakan untuk membuka dan menutup aplikasi.
(Menyapu tepi bawah layar dari bawah ke atas untuk menutup aplikasi yang sedang berjalan) 
Ketika sedang membuka aplikasi, Anda hanya perlu mengusap (swipe) tepian bawah layar dari bawah ke atas untuk menutupnya. Namun sebenarnya, aplikasi tersebut belum sepenuhnya tertutup karena akan terdaftar sebagai aplikasi yang berjalan pada background. Dengan kata lain, Anda hanya me-minimize aplikasi tersebut. Begitupun ketika Anda membuka lebih dari satu aplikasi, maka ketika mengusap layar dari bawah ke atas akan terus menambah jumlah aplikasi yang di-minimize.
(Menyapu tepi atas layar dari atas ke bawah untuk membuka menu option atau setting dalam sebuah aplikasi) 
Fungsi lainnya, yakni mengusap layar dari tepi atas ke bawah berfungsi untuk memanggil menu "option" pada sebuah aplikasi yang berjalan. Sedangkan pada homescreen, fungsi ini akan menampilkan shortcut konfigurasi dan setting, seperti rotation lock, WiFi, Bluetooth, hingga alarm, persis seperti yang biasa dijumpai pada smartphone Android.

BBM
BlackBerry Messenger adalah aplikasi eksklusif yang selama ini menjadi andalan utama BlackBerry dalam merenggut kesuksesannya. Meski kini sudah memiliki banyak pesaing seperti Line, WhatsApp, hingga WeChat, namun pengguna BBM nampaknya masih cukup banyak. 
(Dari kiri ke kanan: Tampilan Contact, BBM menu, dan BBM settings)
Banyak perubahan yang dibawa oleh BBM v.10 ini. Perbedaan paling mencolok adalah layout contact yang dapat dipilih dalam mode list maupun grid. Namun, ada hal yang paling menarik dari BlackBerry 10 ini, yaitu Anda hanya perlu mengaktifkan paket Internet untuk dapat menggunakan seluruh fitur pada Z10, mulai dari BBM, media sosial, Internet, hingga streaming video. Salah satu fitur yang diunggulkan BlackBerry Messenger adalah Screenshare, yang memungkinkan orang yang Anda hubungi melihat semua hal di layar BalckBerry Anda.

Bagaimana kenyamanannya untuk mengetik? CHIP merasa keyboard virtual pada Z10 nyaman dan berfungsi sangat baik. Predictive text yang disediakan bahkan sudah mendukung Bahasa Indonesia. Anda dapat menggunakan hingga tiga bahasa sekaligus. Teks apa yang hendak Anda pilih, cukup "lempar" kata tersebut ke arah atas dengan jari. Hebatnya lagi, predictive text pada BlackBerry 10 mampu memprediksi kata yang biasa digunakan dalam sebuah kalimat.
Misalnya Anda mengetik kata "selamat", maka predictive text dapat memprediksi dan memunculkan kata apa yang biasa berhubungan dengan kata selamat. Kata "ulang", "pagi", "siang", atau "malam" akan muncul agar Anda tak perlu repot lagi mengetiknya. Gambar di bawah ini akan menjelaskannya kepada Anda:

Performa
Mengukur performa dari Z10 untuk saat ini tidak dapat menggunakan benchmark sintetis. Namun secara keseluruhan, performanya bisa dibilang memuaskan. Ada dua game kelas berat yang sudah hadir untuk Z10, yakni Asphalt 7 dan N.O.V.A 3. Keduanya dapat diunduh secara gratis. Ketika memainkannya, CHIP memang sempat mengalami lag, namun hal tersebut tidak terlalu menjadi masalah dan mempengaruhi permainan. Sedangkan ketika menjalankan game ringan seperti Angry Birds Star Wars, Jetpack Joyride, atau Beach Buggy Blitz, saya tidak mengalami kendala.


(Dari kiri ke kanan: Skor browser, tampilan gallery, video player dalam mode portrait)
Untuk browsing dan memutar video 720p, Z10 dapat menunjukkan performa terbaiknya. Bahkan, aplikasi Browser yang ada pada Z10 memiliki skor hingga 480 ketika dites membuka halamanhtml5test.com. Skor tersebut lebih tinggi dari browser bawaan yang ada pada iOS, Android, dan Windows Phone 8. Hal ini tak lain berkat penggunaan spesifikasi yang sama dengan smartphone Windows Phone 8 atau Android saat ini, seperti CPU dual-core 1,5 GHz Krait, GPU Adreno 225, dan RAM 2 GB. Internal memory-nya sendiri memiliki kapasitas 16 GB.


(Beach Buggy Blitz, dapat di-download gratis dari BlackBerry World)
Tak ketinggalan, CHIP juga menguji seberapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menghidupkan Z10 dari keadaan mati setelah mencabut baterai. Sudah menjadi rahasia umum bila ponsel BlackBerry identik dengan proses loading yang lama. Untungnya, pada Z10 hanya dibutuhkan waktu sekitar 2 menit saja untuk menyala dan siap digunakan beraktivitas. Sedangkan untuk prosessecurity wipe, waktu yang dibutuhkan tergolong lama, yakni 9 hingga 10 menit.

Kamera
Pada Z10, Anda tidak dapat mengubah resolusi kamera, sehingga hanya dapat memotret dengan resolusi 8 MP. Meski begitu, masih ada beberapa hal lainnya yang dapat Anda atur, seperti mode kamera (normal, stabilisation, dan burst). Scene pengambilan gambar juga dapat dipilih dengan kondisi auto, action, whiteboard, night, dan beach. 
Namun hal paling menarik adalah fitur Time-shift. Fitur ini memungkinkan Anda mengambil hingga sebelas frame foto dalam sekali jepret yang dikhususkan untuk mengambil gambar yang di dalamnya terdapat objek wajah. Nah, keunikannya adalah Anda bisa mengkombinasikanbackground mana yang hendak dipilih dan dapat dipadukan dengan ekspresi wajah yang Anda inginkan dari frame foto yang berbeda. Anda bisa melihatnya pada gambar di bawah ini:
Gambar pertama adalah frame awal dimana si pria melihat ke arah kamera


Gambar kedua CHIP memilih ekspresi wajah si pria dengan keadaan sedang menengok ke arah kanan, namun tetap menggunakan background (pemandangan) yang sama



Gambar ketiga adalah hasil akhir dimana kepala si pria kini menengok ke arah kanan, namun background (pemandangan) yang digunakan tidak berubah



Kesimpulan
BlackBerry Z10 tentu saja layak disebut sebagai smartphone berkat kemampuannya. Untuk menggunakannya diperlukan penyesuaian karena tergolong unik, tak seperti Android maupun iOS. Bahkan, pengguna BlackBerry seri sebelumnya pun harus belajar dari awal untuk menggunakannya. Dengan kehadiran Z10, BlackBerry kini sudah bisa digunakan untuk bermaingame dan browsing dengan jauh lebih baik. Jika saja Z10 dibekali dengan baterai berkapasitas lebih tinggi, pasti akan lebih memuaskan para penggunanya dengan daya tahan yang lebih baik.

Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

0 komentar

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

 
© 2013 Bali Software
Designed by BlogThietKe Cooperated with Ngurah Santosa
I Gusti Ngurah Santosa
Posts RSSComments RSS
Back to top